View Full Version: Info Terkini

Amallillah > Informasi > Info Terkini


Title: Info Terkini
Description: pendataan ulang


Dawir - September 11, 2006 12:42 AM (GMT)
" Dengar-dengar setiap PPUK diminta untuk pendataan ulang, berhubungan dengan mengahadapi pencairan, katanya sih tanggal 15 - 20 September 2006 ada rapat / penataran teknik dan strategi proses pengucuran dana kepada para makmum yang ditujukan untuk ketua-ketua PPUK "

Benarkah Informasi ini ?....

obeng - September 13, 2006 01:21 AM (GMT)
Semoga sampean kabeh yang kecemplung masalah ini dilindungi Allah SWT. Amin. Info terakhir yang Dhawir peroleh adalah Semua PPUK diminta untuk mendata ulang Makmum katanya sih untuk persiapan pencairan pada tanggal 20 Sept 2006 ini. Hal ini sangat meresahkan Ketua PPUK yang katanya setiap PPUK wajib membuka cabang minimal 10 cabang dan setiap cabang harus di notariskan hal ini sangat menyiksa ketua PPUK mungkin PPUK sampean-sampean semua. Sebab untuk penotarisan setiap cabang PPUK memerlukan dana yang tidak sedikit. Sementara PPUK mengalami kesulitan untuk memberikan pengertian dan penggalangan dana kembali mengingat sudah lumpuh kekuatan dananya. Dari masalah ini sampean semua apa nggak khawatir ini adalah konspirasi YA Pusat untuk mengulur waktu atau akal-akalan saja, ingat janji yang di keluarka 26 september beberapa tahun lalu.
Sampean kabeh tak kasih tahu jika YA Pusat memang ingin melepaskan beriikat baik untuk segera mencairkan dana saya kira gak perlu lagi pendataan ulang sebab data makmum yang sudah dikirim oleh Ketua PPUK / Donatur itu sudah terkirim ke YA Pusat.
Dan Perlu Sampean ketahui semua bahwa bulan juli 2006 lalu Ketum YA sudah memanggil Ketua2 PPUK untuk penotarisan jumlah makmum global dan pada waktu itu Ketum Membukakan Rekening atas nama Keua PPUK di Rekening Bank BII senilai 1 juta rupiah yaNg katanya nanti pada hari hanya langsung di transver sejumlah dana makmum yang dimiliki masing2 PPUK. dari permasalahan di atas Dhawir memberikan saran jika memang beritikad baik dan memang benar-benar akan mencairkan dana sebaiknya sebagai berikut :
1. TIDAK PERLU PENDATAAN ULANG, SEBAB DATA MAKMUM SUDAH DI KIRIM KE PUSAT
2. TIDAK PERLU LAGI MEMBUKA CABANG PPUK, SEBAB PPUK SUDAH LUMPUH KEPERCAYAAN DAN DANA
3. PERLU ADANYA PEMBERDYAAN STAF-STAF PPUK UNTUK MENCAIRKAN LANGSUNG KE MAKMUM
4. SETIAP PPUK HARUS MENSIASATI PROSES PENGUCURAN DANA KALAU MEMANG ITU BETUL DI KUCURKAN OLEH YA PUSAT
5. GAK USAH LAGI BERTELE-TELE DAN TERLALU BANYAK ALASAN ATAU INTRIK YANG PENTING ACTIONNYA BUNG.
6. SEGERA CAIRKAN DANA YANG DIMAKSUD
7. SEGERA CAIRKAN RAKYAT SUDAH MENANGIS
8. SEGERA CAIRKAN RAKYAT SUDAH KESAKITAN

faisal - September 14, 2006 12:47 AM (GMT)
mungkin itu trik aja dari pengurus pusat untuk mengulur waktu pencairan, atau itu sengaja di buat supaya PPUK tidak bisa melengkapi persyaratan dan dana tidak bisa di cairkan........

hehehe..........

Akang Arif - September 27, 2006 03:23 PM (GMT)
Saya sepakat dengan pendapat Mas Faisal, kayaknya sih semua gembar-gembor yang ada ternyata hanya sekadar isapan jempol belaka. Jadi segala persyaratan yang dibebankan kepada Pengurus PPUK adalah untuk mengembalikan segala persoalan kepada PPUK yang sangat mungkin tidak dapat memenuhi segala persyaratan itu. Bentoel gak...?

faisal - September 28, 2006 04:01 AM (GMT)
betul..........

setelah diamati ternyata PPUK hanya dijadikan lahan untuk mendapatkan uang, dan dijadikan tameng para pengurus pusat dalam arti apabila ada tuntutan dari makmum maka makmum bisa nuntut ke PPUK dan apa yang bisa dilakukan PPUK, Pengurus pusat hanya bisa menunjukkan akta-akta, surat perjanjian, dll yang anak SD pun bisa membuatnya asal bisa ngetik.......

mungkinkah YA adalah sebuah sindikat ...?


INFO HAK & TANGGUNGJAWAB - September 28, 2006 11:30 AM (GMT)
SURAT PENYERAHAN DAN PELIMPAHAN DAN PENURUNAN DANA SOSIAL YAYASAN AMALLILLAH DARI KETUA UMUM KEPADA CABANG D.............DIBUAT OLEH DAN DIHADAPAN NOTARIS NY.TITIEK LINTANG TRENGGONOWATI,SH. SURABAYA.
TANGGAL : 25 AGUSTUS 2006 NO :....../W/VIII/2006.

Pada hari ini ..............
Yang bertanda tangan dibawah ini ;
Tuan Raden Aiyon Suharis Restuningrat,swasta,warga negara Indonesia,bertempat tinggal di Bekasi Jl.Raya Jati Makmur no.10.Rt.02 Rw.08 Pondok Gede Kota Bekasi Jawa Barat.

-Dalam hal ini bertindak dalam menjalani jabatan selaku ketua umum dari dan demikian itu mewakili dan bertanggungjawab penuh untuk dan atas nama Badan Pengurus Pusat Yayasan Amallillah yang berkedudukan dan berkantor Pusat di Jl.Raya Jatimakmur no.10 rt.02 rw 08 Pondok Gede Kota Bekasi Jawa Barat yang didirikan dengan akta dibuat dihadapan Etief Moesa Soecipto,sarjana hukum notaris di Jakarta pada tanggal 25 juli 1998 nomor.22 dan anggaran dasar mana telah didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Bekasi dibawah no;63/4/1998/PN.BKS TANGGAL;25 AGUSTUS 1998.
-Serta telah diterbitkan/dimuat dalam tambahan Berita Negara RI tanggal;29 september 1998 no; 78 dan yang terakhir bersambung dengan akta tgl;22 mei 2006 no.C2-1154/H.T/02.05/TH/06 yang dibuat dihadapan YOSEPHA ANDRIANUS SARJANA HUKUM NOTARIS DI DEPARTEMEN SOSIAL JAKARTA.
........... SELAKU PIHAK KESATU YANG MENYERAHKAN/MELIMPAHKAN.............

N a m a : .......................................
pekerjaan : Pimpinan Cabang D........
Alamat :.......................................
NPA :.......................................
Registrasi :.......................................
Dalam hal ini menjalani jabatan selaku Pimpinan Cabang dari dan demikian itu mewakili dan bertanggung jawab penuh untuk dan atas nama cabang D......dengan wilayah kerja berdasar atas Surat Keputusan pengangkatan tanggal;...................dikeluarkan oleh ketua umum pusat.
.........SELAKU PIHAK KEDUA YANG MENERIMA PENYERAHAN /PELIMPAHAN..........
Para pihak dalam menjualani jabatannya sebagaimana diuraikan diatas,dengan ini telah sama setuju dan mufakat untuk membuat perjanjian penyerahan dan pelimpahan dana sosial Yayasan Amallillah yang dilaksanakan dengan ketentuan ketentuan dan syarat syarat sebagai berikut;
Pasal ; Pihak kesatu berjanji dan mengikat dirinya untuk menyerahkan dan melimpahkan kepada pihak kedua yang berjanji dan mengikat dirinya menerima penyerahan dan pelimpahan dari pihak kesatu yaitu atas; Dana sosial baik yang bersifat umum maupun khusus dengan jumlah total makmum sebanyak 50.000.-makmum.
Dengan nilai @ makmum Rp. 5000.000.00 ( Lima juta rupiah )
yang diatur dan dikategorikan serta dialokasikan sesuai dengan peruntukannya sebagaiberikut;
I . Dana sosial umum sebesar Rp.5.000.000.00 (lima juta rupiah )
a.Dana sosial makmum Rp. 3.000.000
b.Dana sosial yatim Rp.1.000.000.
c.Dana sosial amilin Rp.1.000.000.
Yang diatur sebagai berikut;
a. Amilin Cabang Rp. 500.000.
b. Amilin Koord/donatur Rp. 500.000.
II. Dana Sosialkhusus Abadi DAKAB Cabang yang besarnya telah ditentukan jumlah senilai Rp. 1.800.000.000.Akan diatur dan ditentukan kemudian oleh BPP Pusat YA.
TABEL PERHITUNGAN DI SESUAIKAN PENJUMLAHAN RUPIAH DENGAN JUMLAH
MAKMUM MASING MASING CABANG .
-Bahwa dana sosial Amilin Cabang dan amilin Koordinator/donatur dikurangi 2,5 % sebagai infag.
-jelas
-jelas...Selanjutnya penurunan dana tersebut melalui surat perintah bayar/rekomendasi pihak kesatu kepada Bank yang ditunjuk pihak kesatu .....
-Bahwa penurunan dana sosial tersebut diturunkan secara langsung dari pihak kesatu selaku ketua umum sehingga dengan demikian pihak kedua bertanggungjawab swecara langsung pula atas dana sosial tersebut.Akan tetapi untuk pelaksanaan program kinerja tetap berdasar atas hirarki organisasi.
Pasal.2. Prosedur harus tetap berdasarkan juklak-juknis yang dikeluarkan ketua umum.
Pasal.3. Dana sosial yang diuraikan diatas sebesar dan senilai tersebut mulai hari inimenjadi hak dan tanggungjawab pihak kedua dengan segala beban dan resikonya mulai hari ini juga menjadi tanggungjawab dan dipikul oleh pihak kedua sendiri setelah proses transfer di perbankan telah selesai.
-Dengan ketentuan bahwa khusus dana sosial Abadi.........jelas.......
Pasal.4. Pihak kesatu menjamin kepada pihak kedua bahwa dana sosial yang jumlah dan besarnya sebagaimana telah diuraikan diatas adalah benar dan sah adanya,DAN DANA YANG DIMAKSUD SUDAH MASUK KEDALAM BUKU REKENING KESATU Yang nanti siap untuk DIPINDAH BUKUKAN KEPADA PIHAK KEDUA.
pasal.5.Dengan diserahkan dan dilimpahkannya dana sosial diatas kepada pihak kedua,maka pimpinan cabang menjalankan tugas dan tanggung jawab sbb......jelas...akan dijelaskan dalam halaman sambung situs ini......
Pasal.6. jelas...Bahwa untuk pengajuan dana sosial sesuai haknya ke Bank yang telah dihunjuk guna lancarnya proses penurunan dana sosial tersebut sesuai dengan ketentuan ketentuan yang disepakati oleh Badan Pengurus Pusat YA dengan pihak perbankan yang membantu pendistribusian dana sosial tersebut,maka pihak kedua selaku pimpinan cabang d....harus dan wajib untuk menyiapkan seluruh data dokumen yang diperlukan sbb;
1. Identitas diri pimpinan/KTP
2. Surat Keputusan /SK pimpinan cabang
3. Buku Rekening Bank dari Bank yang telah ditunjuk.
4. Contoh /spesimen tanda tangan ketua/kepala masing masing jajaran.
5. Laporan Data rekapitulasi akhir jumlah makmum yang telah disahkan.
6. Akta Pelimpahan/serah terima dana sosial dan akta kuasa khusus yang sah/didaftar notaris.
7. Surat Permohonan pencairan dana sosial sesuai haknya berdasarkan laporan rekapitulasi kepada jajaran diatasnya.
8. Surat rekomendasi/ surat perintah bayar dari ketua umum kepada bank yang ditunjuk untuk jajaran yang mengajukan permohonan penurunan dana sosial.
Pasal.7 jelas.....
Pasal.8. jelas........
Pasal.9. jelas.........
pasal.10. jelas........demikian surat ini dibuat dan ditanda tangani....................

PIHAK KEDUA.II PIHAK KESATU.I
CABANG D...... BADAN PENGURUS PUSAT
YAYASAN AMALLILLAH


.................................. R.AIYON SUHARIS RESTUNINGRAT
NPA......................... NPA......................................
SAKSI-SAKSI

1...........................................KA.KAN.PPUK.....
2.KABAN.KORWIL KESOS/DPKP........................
3.STAF NOTARIS..........DRS.YULIANTO........


DITANDATANGANI OLEH
NOTARIS DI SURABAYA


NY.TITIEK LINTANG TRENGGONOWATI,S.H.

DEMIKIAN INFORMASI INI KAMI SAMPAIKAN UNTUK DAPAT DIKETAHUI PERKEMBANGANNYA DAN UNTUK DAPAT DISIKAPI MASING MASING ELEMEN,BAIK ITU PENGURUS ,KOORDINATOR DAN PARA UMAT MAKMUM.DAN PROSES MASIH BERJALAN SAAT INI SESUAI DENGAN PROGRAM PUSAT DAN KETUA UMUM .TERIMAKASIH HARAP MAKLUM.

-

INFO HAK & TANGGUNGJAWAB - October 1, 2006 10:48 AM (GMT)
Di Sampaikan kepada seluruh KA.KAN.PPUK DAN PIMPINAN CABANG DIBAWAH NAUNGAN DPKP DAN KORWIL YA, AGAR KIRANYA SESEGERA MUNGKIN DAPAT MENGAMBIL AKTE NOTARIAT YANG TELAH SELESAI DI SEKRETARIAT DPKP DAN KORWIL MASING MASING ,KARENA AKTA NOTARIAT MERUPAKAN SUATU SYARAT UNTUK PENCAIRAN DANA BAROKAH .MOHON EMANSIPASI DAN PARTISIPASINYA DEMI PENYELESAIAN PROGRAM PADA TAHUN 2006.AGAR TIDAK MENGHAMBAT PROSES YANG BERJALAN SECARA ALOT SESUAI PRINSIF DARI KETUA UMUM.TERIMAKASIH.

bagas - October 3, 2006 04:06 AM (GMT)
Yth. Pengurus Yayasan Amalillah,

Bersamaan dengan pemberitahuan bahwa akte notariat sudah selesai semua, kalau mengacu isi yang tertuang dalam notarial berarti tinggal 2 tahap lagi yaitu :
1. Surat Permohonan pencairan dana sosial sesuai haknya berdasarkan laporan rekapitulasi kepada jajaran diatasnya.
8. Surat rekomendasi/ surat perintah bayar dari ketua umum kepada bank yang ditunjuk untuk jajaran yang mengajukan permohonan penurunan dana sosial.

Saya sangat berharap banyak semoga apa yang direncanakan YA (Yayasan Amalillah) segera terealisasi dengan lancar.
Secara pribadi, saya tidak terlalu terbebani dengan mundurnya ataupun tidak terealisasi.
Namun saya melihat saudara-saudara kita yang terlibat secara langsung ataupun tidak langsung, nangis hati saya. Meraka (maaf) sudah pontang-panting untuk nomboki segala operasional YA ini. Ya Tuhan . . .sampai kapan ini.
Saya yakin para Pengurus di pusat sangat memahami betapa repot dan beratnya beban yang harus di tanggung saudara-saudara kita ini.
Saya hanya mampu sebatas berdoa saja, . . . . . .

Moga-2 jika apa yang dijanjikan YA adalah sebuah kepastian, . . semua prosesnya diberi kemudahan untuk segera terealisasi.
Namun jika apa yang dijanjikan YA kepada kami semua adalah sebuah kehampaan, Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan keadilan seadil-adilnya.

Yth Sdr. Pengurus YA, ibarat khafilah yang menempuh perjalanan panjang. . . sebagian besar pihak-pihak yang terkait dengan YA sudah bisa dikatakan kehabisan segalanya & yang tertinggal adalah keimanan, semangat & keiklasan beribadah.
Saya paham & yakin bahwa Pengurus pusat sudah mengetahui lebih detail lagi apa yang sudah saya sampaikan diatas.
Mohon maaf sekiranya dalam penyampaian uneg-uneg saya ada kata-kata yang berkenan.

Salam
Bagas-Donataur Jkt

Amal Syaiful Fahmi - October 7, 2006 02:11 PM (GMT)
kapan pelaksanaan diklat pencairan..................????
info yang akurat yang terbaru mana..????

INFO HAK & TANGGUNGJAWAB - October 9, 2006 01:07 AM (GMT)
KEPADA YTH,SDR/I PENGURUS YA,DISAMPAIKAN BAHWA RENCANA Badan Pengurus Pusat dan Ketua Umum YA berharap dan merencanakan /serta telah memutuskan didalam RAPAT KERJA ketua umum dengan DPKP DAN KORWIL Pada bulan januari 2006 yang lalu bahwa dana harus sampai kepada makmum paling lambat akhir tahun 2006.Maka harapan seluruh pengurus sesuai rencana yang telah diagendakan Ketua Umum telah menyampaikan kepada seluruh pengurus organ dibawah bahwa pada saat ini pelaksanaan pembukuan rekening Organ tetap berlangsung yaitu rekening Bank BII,PANIN Bank, Bank Buana dan Bank Niaga.
Sedangkan untuk diklat diagendakan setelah Bulan Ramadhan/Hari raya 2006.hal ini demi pencapaikan program yang telah di umumkan / diharapkan bisa terlaksana program termin I penyaluran/penurunan dana sosial YA. Maka diharapkan kepada seluruh pengurus CABANG/koordinator/donatur ,agar membenahi /mempersiapkan daftar jumlah akhir makmum masing masing sesuai nama dan alamat yang jelas,demi mempermudah pengakomodasian di wilayah kerja masing-masing.Disebabkan oleh karena Permohonan Pengajuan Penurunan Dana sosial sesuai akta notariat organ harus dilampirkan daftar makmum masing-masing,demi penerbitan Rekomendasi/Surat Perintah Bayar dari Ketua Umum.Demikian disampaikan atas emansipasi dan perhatiannya diucapkan terimakasih.

Sahal - October 10, 2006 02:04 AM (GMT)
Yth, Bpk Pengurus YA Pusat.

Mohon informasinya, mengenai teknis pencairan yang berhubungan donatur gimana?
Apakah setelah pencairan makmum, yatim & jompo atau gimana?
Teknis pelaksanaannya mohon kiranya diberikan gambaran.
Di sertifikat tertera no. account Bank BCA sesuai yang saya miliki, lha itu nanti prosesnya gimana?
Apakah pencairan melalui pentahapan? kalau bertahap, berapa pentahapan dan prosentasenya berapa?
Dan yang terpenting, apakah schedule yang direncanakan ini ada kemungkinan terjadi kemunduran lagi? maaf, jika memang terjadi kemunduran lagi mohon klarifikasinya.
Karena awal thn 2007 saya ada rencana pengembangan usaha yang mana jika benar-2 dana yang dijanjikan sesuai tertera di sertifikat cair, akan sangat membantu sekali.
Mohon maaf, banyak yang saya tidak tahu. Informasi dari pengurus betul-2 sangat saya harapkan.
Mohon kiranya Pengurus bisa membantu memotifasi saya, karena besar pengharapan saya terhadap apa yang dijanjikan Yayasan Amalillah.
Terima kasih,

makmum - October 10, 2006 08:06 AM (GMT)
TERNYATA,
Teman yang mengontak bu Lintang dan menanyakan tentang keberadaan dana Amalillah menyatakan tidak tahu menahu tentang DANA Amallillah. Dia hanya melakukan registrasi surat atau "Warmarking" (yang oleh pengurus YA dikatakan "Akta Notaris"), dia juga menyatakan bahwa surat "Akta Notaris" tersebut hanya produk surat yang dibuat oleh Pengurus YA dan Yulianto kemudian didaftarkan di notaris Titik Lintang Trenggonowati Surabaya. Alamat, Jl. Suterejo Utara V / 12 (D-6), Tel. 031-5933637.

TERNYATA,
Sdr. Yulianto yang dikatakan oleh orang2 YA sebagai kpanjangan tangan atau orangnya notaris SEBENARNYA adalah BUKAN PEGAWAI notaris nya Bu Lintang, dia hanya lah "ORANG LAMA DI YA"

TERNYATA,
BAnk BII tak mau meneruskan pembukaan rekening pengurus YA karena banyak komplain yang mengatakan dana YA sudah ada di BII dan bahkan mengatakan BII adalah milik p Ayon yangketua YA, padahal BII mau membuka rekening pengurus YA hanya sebagai nasabah SAJA.

TERNYATA,
Penanda tanganan "Akta notaris" untuk PPUK dan Cabang hanaya sebagai kedok mencari uang, Bisa dihitung kalau PPUK ada 300 orang x Rp. 21.000.000 = 6.300.000.000 (Bisa mencapai 6 MILYARD) kemudian dikurangi Rp. 1.000.000 untuk buka rekening dan 300 ppuk x 10 cabang x 5.000.000 = 15.000.000.000 (Bisa mencapai 15 MILYARD). Dalam kasus proses notaris ini saja pengurus bisa menarik dana ber MILYAR-MILYAR?????

TERNYATA,
Bu Lintang siap di konfrontir dengan Yulianto untuk cross check bahwa memang dia bukan orang notaris dan menyatakan SILAHKAN DLAPORKAN DAN DIPROSES SECARA HUKUM

donatur - October 10, 2006 09:52 AM (GMT)
Tunggu apa lagi Bos,
Informasi sudah segudang jangan cuma disampaikan disini saja, ambil tindakan agar Yayasan Amalillah segera ditutup & di tumpas sampai ke akar-akarnya.

Kalau perlu informasikan & bawa data-2 sampeyan mengenai penyelewengan Yayasan Amalillah ke semua perangkat hukum & media se Indonesia.

Saya dukung jika apa yang sampeyan sampaikan adalah kebenaran. Tapi tanpa tindakan yang berarti, berhentilah berkomentar & berkoar tentang penyelewengan Yayasan Amalillah. Karena itu tidak menyelesaikan masalah.

HAK & TANGGUNG JAWAB - October 12, 2006 01:16 AM (GMT)
KEPADA SELURUH KELUARGA BESAR YAYASAN AMALLILLAH DIMANAPUN BERADA. UNTUK MENDAPATKAN INFORMASI YANG JELAS MOHON KOORDINASI DENGAN KORWIL-BARAT,TIMUR,SELATAN DAN UTARA SERTA DPKP I,II,III,IV,V DAN VI,SERTA KEPADA JAJARAN KA.KAN PPUK DAN PIMPINAN CABANG YANG SAH.ATAU SEKRETARIAT PUSAT YAYASAN AMALLILLAH.BUKAN DARI INFORMASI YANG TIDAK JELAS IDENTITASNYA.DEMI KELANCARAN PROGRAM.DAN DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN.

donatur - October 12, 2006 01:53 AM (GMT)
Siap Bos,
Intinya kami mempercayai segala sesuatu yang bisa dipertanggung jawabkan.
Terima kasih

anggota - October 12, 2006 02:38 AM (GMT)
kita sudah sekian tahun jadi anggota/makmum,
kita sudah sekian tahun menunggu,
kita sudah sekian tahun dijanjikan pencairan,
kita sudah sekian tahun secara terus menerus ditarik dana oleh pengurus,
kita sudah sekian tahun dibohongi,
kita sudah sekian tahun menghabiskan waktu,
kita sudah sekian tahun menghabiskan tenaga,
kita sudah sekian tahun menghabisskan dana yang besar untuk ngurus ini itu
kita sudah sekian tahun dibuai haraapan
masihkah kita percaya kepa orang-orang YA...............yang selalu tidak menepati JANJI
CIRI-CIRI ORANG MUNAFIK:
-BERBICARA DUSTA/BOHONG
-JANJI TIDAK DITEPATI
-DIBERI AMANAH TAK BERTANGGUNG JAWAB
Ciri-ciri tersebut sudah sangat biasa dilakukan oleh pengurus PUSAT MULAI AYON sampai PENGURUS DI BAWAH.
MASIHKAN BISA DIPERCAYA OMONGAN, JANJI, SURAT, KEPUTUSAN..............NYA

INFO HAK & TANGGUNG JAWAB - October 21, 2006 01:02 AM (GMT)
SEDAPAT MUNGKIN DALAM RUBRIK INI DIINFORMASIKAN AGAR MEMBERIKAN JABATAN DIDALAM ORGAN YA MAUPUN DAERAH WILAYAH AGAR LEBIH MEMPERLANCAR HUBUNGAN KOMUNIKASI .DAN INFORMASI YANG ADA AKAN TETAP KAMI BERIKAN SEDAYA UPAYA DEMI KESEPAHAMAN BERSAMA.

INFO HAK & TANGGUNG JAWAB - October 21, 2006 01:12 AM (GMT)
Kepada saudara anggota.
anda mengaku sebagai seorang makmum, bagi anggota makmum tidak diperbolehkan menerima biaya tambahan kecuali hanya biaya administrasi pada awal pendaftaran,dan rasanya tidak dibebani tugas tugas di amallillah kecuali para pengurus.dan mohon anda koordinasi dengan pengurus/koordinator yang mendata awal anda agar mendapat informasi internal yang lebih jelas.Beban yang dikenakan adalah kepada pengurus yang bertanggungjawab mengurus Hak-Hak dan tanggung jawabnya ,maka seandainya anda sudah tidak merasa berhak di YA Silahkan anda mengundurkan diri.karena memang untuk menjadi makmum amallillah tidak dipaksakan.terimakasih

donatur1 - October 29, 2006 02:56 PM (GMT)
yth. Para Pengurus Yayasan
usulan dari saya, sebaiknya anda semua melarikan diri saja sebelum anda dihakimi oleh masa. dan jgn memberi komentar yg akan menambah sakit hati orang banyak. larilah..larilah...... yg jauh ke neraka jahanam.

MAKMUM - October 30, 2006 08:36 AM (GMT)
QUOTE (donatur1 @ Oct 29 2006, 02:56 PM)
yth. Para Pengurus Yayasan
usulan dari saya, sebaiknya anda semua melarikan diri saja sebelum anda dihakimi oleh masa. dan jgn memberi komentar yg akan menambah sakit hati orang banyak. larilah..larilah...... yg jauh ke neraka jahanam.

KEPADA DONATUR 1.
ANDA JANGAN MEMPROPOKASI ,KALAU BOLEH ANDALAH YANG LARI DAN MENIPU KAMI RAKYAT.ANDA MENGAKU DONATUR ,KAMI TAK BUTUH ANDA DONATURI,DAN JANGAN MENGAKU NGAKU DONATUR TAK TAK FAHAM APA YANG ANDA KERJAKAN.DAN MUNGKIN KAULAH YANG KAMI INCAR KARENA BERTINDAK DONATUR TAPI BERHATI BINATANG.JANGAN MEMPROPOKASI DI KELUARGA YA.MAAF KAMI TAK BUTUH KAU YANG TIDAK BERTANGGUNGJAWAB DIBUMI DAN AKHIRAT.BUAT USULMU DI DPR,KALAU MEMANG BODOH DIKAMAR MANDI KAU PAKAI OTAK.DAN KAULAH NERAKA JAHANAM.

makmum - November 4, 2006 01:33 AM (GMT)
Memang kabar semakin suram,
Para PPUK yang dipanggil Korwil nya Chumaidi ke jakarta pada kecele, setlah para PPUK datang di jakarta pada tanggal 26-30 Oktober ternyata tidak ditemui chumaidi, dia bersembunyi karena dibohongi AYON katanya akan ada pencairaan dana YA padahal tidak ada apa2 dan takut kepada para PPUK dg alasan dia ke singapura, ada yng bilang dia sakit.
Itu semua dan kita juga sebenarnya ditipu mentah2 dan sungguh luar biasa penipuan ini, barangkali bisa diusulkan ke GUINNESS BOOK OF RECORD atas prestasi penipuan AYON / AMallillah yangs ejal tahun 1998 atau 90an sampai sekarang telah mengeruk dana masyarakat seleruh Indonesia dari sabang sampai merauke, baik itu oraang kaya atau miskin semua diembat melalui para pengurus PPUK/Cabang/Koordinator dll dengan total RATUSAN MILYARD rupiah dengan iming2 dana barokah/amilin.
Janaji pencairan tinggal janji.................
Selalu dibongi
APAKAH KITA TETAP DIAM DAN MASIH MENGHARAP YA(yayasan Amalillah)??????????????

makmum - November 11, 2006 06:13 AM (GMT)
BERITA SCTV 12-11-2006: TENTANG KASUS PENIPUAN

Liputan6.com, Bekasi: Dinas Sosial Kota Bekasi mendatangi Kantor Yayasan Amalilah (YA) di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (10/11). Mereka melakukan survei lapangan karena yayasan tersebut mengajukan izin rekomendasi agar terdaftar di Dinas Sosial Bekasi.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dinsos Bekasi Sri Sudiyasi membenarkan kalau YA mengajukan pendaftaran. Yayasan yang telah beroperasi sejak lima tahun ini memang belum terdaftar di Dinas Sosial setempat. Dari 14 yayasan yang terdaftar di wilayah Pondok Gede, Bekasi, nama YA tidak tercantum [baca: Amalillah Tidak Terdaftar di Dinas Sosial Bekasi].

Saat ini, anggota yayasan berharap mendapatkan dana hibah yang akan dibayar pada akhir tahun ini. Harapan serupa dirasakan anggota YA di Tangerang. Mereka berharap menerima dana hibah sebesar Rp 15 juta. Namun, staf Pimpinan Pusat YA Sumardi alias Jenggot mengatakan sampai saat ini belum mengetahui perihal pembayaran hibah tersebut.

YA memang mewajibkan warga yang ingin mendapatkan dana hibah sebesar Rp 1,5 juta untuk menyerahkan fotokopi kartu tanda penduduk. Sedangkan yang membeli selembar meterai seharga Rp 30 ribu akan kebagian dana hibah Rp 15 juta.

Kasus YA di Tangerang mencuat Agustus silam. Beberapa warga kesal karena merasa ditipu harus membeli meterai. Mereka melaporkan yayasan yang didirikan pada 1998 dengan tuduhan penipuan [baca: Embusan "Angin Surga" Amalillah].(TOZ/Tim Liputan 6 SCTV)

rvdemm - March 27, 2008 02:11 AM (GMT)
QUOTE (makmum @ Nov 11 2006, 06:13 AM)
BERITA SCTV 12-11-2006: TENTANG KASUS PENIPUAN

Liputan6.com, Bekasi: Dinas Sosial Kota Bekasi mendatangi Kantor Yayasan Amalilah (YA) di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (10/11). Mereka melakukan survei lapangan karena yayasan tersebut mengajukan izin rekomendasi agar terdaftar di Dinas Sosial Bekasi.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dinsos Bekasi Sri Sudiyasi membenarkan kalau YA mengajukan pendaftaran. Yayasan yang telah beroperasi sejak lima tahun ini memang belum terdaftar di Dinas Sosial setempat. Dari 14 yayasan yang terdaftar di wilayah Pondok Gede, Bekasi, nama YA tidak tercantum [baca: Amalillah Tidak Terdaftar di Dinas Sosial Bekasi].

Saat ini, anggota yayasan berharap mendapatkan dana hibah yang akan dibayar pada akhir tahun ini. Harapan serupa dirasakan anggota YA di Tangerang. Mereka berharap menerima dana hibah sebesar Rp 15 juta. Namun, staf Pimpinan Pusat YA Sumardi alias Jenggot mengatakan sampai saat ini belum mengetahui perihal pembayaran hibah tersebut.

YA memang mewajibkan warga yang ingin mendapatkan dana hibah sebesar Rp 1,5 juta untuk menyerahkan fotokopi kartu tanda penduduk. Sedangkan yang membeli selembar meterai seharga Rp 30 ribu akan kebagian dana hibah Rp 15 juta.

Kasus YA di Tangerang mencuat Agustus silam. Beberapa warga kesal karena merasa ditipu harus membeli meterai. Mereka melaporkan yayasan yang didirikan pada 1998 dengan tuduhan penipuan [baca: Embusan "Angin Surga" Amalillah].(TOZ/Tim Liputan 6 SCTV)

Hallo semua.
Terutama "Pengelola Yayasan Amallillah"

Semenjak saya mendaftar jadi anggota forum ini, saya belum menemukan keterangan/posting yang cukup jelas mengenai visi dan misi dari "YA". Iseng searching dengan "google" saya temui banyak artikel2 tentang "YA" yang semuannya bernada sumbang, antara lain molor dari janji, di berbagai kota banyak "pengurus" yang berurusan dengan pihak berwajib dsb.
Hayo siapa yang bisa memberi pencerahan kepada kita semua....?
Atau barang kali "orang YA pusat" angkat bicara di forum ini........?
Silahkan biar kita semua tercerahkan secara sempurna.

Terima kasih

rvdemm - March 27, 2008 03:11 PM (GMT)
QUOTE (donatur @ Oct 12 2006, 01:53 AM)
Siap Bos,
Intinya kami mempercayai segala sesuatu yang bisa dipertanggung jawabkan.
Terima kasih

Hallo semua.
Terutama "Pengelola Yayasan Amallillah"

Semenjak saya mendaftar jadi anggota forum ini, saya belum menemukan keterangan/posting yang cukup jelas mengenai visi dan misi dari "YA". Iseng searching dengan "google" saya temui banyak artikel2 tentang "YA" yang semuannya bernada sumbang, antara lain molor dari janji, di berbagai kota banyak "pengurus" yang berurusan dengan pihak berwajib dsb.
Hayo siapa yang bisa memberi pencerahan kepada kita semua....?
Atau barang kali "orang YA pusat" angkat bicara di forum ini........?
Silahkan biar kita semua tercerahkan secara sempurna.

Terima kasih

NB: Silahkan klik atau copy paste beberapa contoh hasil dari "google" tentang Amallillah

http://www.liputan6.com/news/?c_id=8&id=127509

http://www.liputan6.com/news/?c_id=2&id=132309

http://www.liputan6.com/news/?c_id=7&id=127275



teguh.cygs - April 29, 2008 06:48 AM (GMT)
salamualaikum wr.wb
saya mau tanya tentang pengeluaran dana itu.
To. Agung , seumpama dana itu , di turunkan melalui leawt BRI dan PT.POS...!
apa mereka sanggup mengeluarkan uang sebanyak itu....?
padahal makmum saya sendiri ada sekitar 15.000 lebih makmum.
apkah, cukup uang BRI dan PT.POS....?
padahal saya tanya langsung pada bank-bank yang ada di kota saya , paling kuat mencairkan uang kurang dari 1 MILYAR. terus gimana cara pengeluarannya. atau bertahap .....?
itu itu yang saya pertanyakan.......
bagaimana dengan yang ada di daerah-daerah.....?
kantor sementara aja belum ada , terus .....? gimana cara bekerja para petugas YA & kolektor yang bawah....?
itu yang harus , di perhatika oleh KETUM & teman-teman

kalau ada yang lebih detail dari om.AGUNG tolong di ksih tahu tentang tata cara pengeluaranya ........

rvdemm - May 6, 2008 11:06 AM (GMT)
KITA SEMUA YANG HANYA MAMPIR MAUPUN MEMBER DARI FORUM INI TERMASUK SAYA SENDIRI TIDAK SATUPUN YANG TAHU SECARA PERSIS APA RENCANA yayasan amallillah. KITA SEMUA SEDANG MENUNGGU JANJI YANG PALING UP TO DATE DARI yayasan, YAKNI PENCAIRAN DANA TANGGAL 20 MEI 2008 INI.

SEBAIKNYA KITA BERSAMA DIAM MENUNGGU

TERBUKTIKAH APA YANG MEREKA JANJIKAN.....?

TUNGGU TANGGAL 20 MEI 2008 YAD

TIDAK LAMA LAGI.

KALAU TERNYATA BOHONG SEPERTI YANG SUDAH SUDAH,

SEHARUSNYALAH PIHAK BERWAJIB MAUPUN BERJUTA MAKMUM SEGERA AMBIL TINDAKAN TEGAS TERHADAP r. aiyon suharis restuningrat dan anak buahnya.




indraciledug - May 23, 2008 09:26 PM (GMT)
Begini ceritanya.....
Saya orang KAYA yg buuanyakkk.. sekali uangnya dan ingin beramal utk menbantu mereka yg miskin & kesusahan, tapi... saya ingin org2 miskin yg mau saya tolong itu, wajib kasih uang terlebih dahulu ke saya, pokoknya nanti saya kasih dah... tolong ajak teman2/sudara2 kamu sebanyak2nya... tapi yg mau bayar loh... Kalo ga mau bayar (20 ribu) gak akan saya bantu/sumbang....
Nanti saya kabarin kapan saya sumbang... ga lama deh paling sebulan lagi, eh setahun lagi, maaf maksud saya 10/20 tahun lagi, ya... paling tidak saya kabarin deh.. , jgn lupa ajak teman/sudara sebanyak2nya, cuma 20 ribu kok....

- ORANG MISKIN KOK DISURUH BAYAR???
- INI ORANG KAYA MAU NYUMBANG APA MAU MINTA DISUMBANG SAMA ORANG MISKIN????
- BANYAK KOK ORANG YG KAYA (WALAUPUN TIDAK SAMPAI MILYARAN UANGNYA) MEMBERI ORANG MISKIN UANG KALO CUMA 5 JUTA -10 JUTA TANPA HARUS BAYAR APA2.

SELAMA AMALILLAH TDK TERLAMBAT MEMBERI UANG SETORAN, CERITA AKAN BERLANJUT.....




* Hosted for free by InvisionFree